8.26.2015

Melancong ke Vietnam (part 2): Van Long Natural Reserve

Van long natural reserve merupakan salah satu tujuan ekowisata yang cukup terkenal di Vietnam karena keindahan alamnya. Niat utama mengunjungi cagar alam ini adalah karena Van Long Natural reserve ini salah satu habitat alami untuk primata endemik Vietnam: Delacour's Langur

Kalau di Indonesia, monyet jenis ini cukup mirip dengan Lutung, cuma bedanya dari warna rambut. Hampir seluruh tubuhnya ditutupi rambut berwarna hitam, tapi di bagian pinggang sampai paha rambutnya berwarna putih. Jadi lucu banget! Kaya pake celana gitu. Hihi. Delacour's Langur ini statusnya terancam punah, di alam sendiri perkiraan populasinya kurang dari 200 ekor. Waktu di primate rescue centrenya Cuc Phong National Park (yang lokasinya ga jauh dari Van Long), sebenarnya gw udah lihat Delacour's langur ini di penangkarannya, tapi ketika ada kesempatan mengunjungi Van Long natural reserve untuk lihat habitat aslinya satwa ini, ayoklah kita berangkat!

Dari Hanoi sendiri menuju Van Long memakan waktu kurang lebih 2 jam. Di Van Long, transportasi yang digunakan untuk mengelilingi kawasan adalah semacam rakit dari bambu yang bisa ditempati 2 orang plus 1 guide penarik rakitnya. Kenapa pakai rakit? Karena kawasan cagar alam ini merupakan lahan basah yang dikelilingi perbukitan kapur/karst. Jadi paling menarik memang mengunakan rakit buat menikmati alamnya. Kenapa bukan perahu bermesin? Karena berisik nyaah dan mengganggu satwa liar yang hidup disana! (Out of topic) Makanya gw suka heran sama pendaki yang capek-capek naik gunung tapi di atas, malah asik nyetel lagu dari gadgetnya kenceng-kenceng. Anyway, kalau letaknya di daratan, mungkin perbukitan karst ini mirip dengan karst  di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Epic banget! 

Waktu itu gw kesana setelah makan siang, jadi makjaaaan panasnyaa! Tips buat yang mau mengunjungi tempat ini: Jangan lupa bawa sunscreen, topi dan kacamata buat menghalau panas, sementara buat yang niat mau pengamatan, bisa bawa binokuler plus tele supaya bsia lebih jelas lihat Delacour's langur atau satwa lainnya. 

Tur keliling kawasan ini sendiri memakan waktu sekitar 2 - 3 jam, untuk sightseeing  melihat perbukitan Karst dan juga rawa-rawa yang dipenuhi bunga Lotus. Tapi karena saat disana tujuan gw untuk lihat Delacour's langur ini yang ga mungkin ujug-ujug muncul, gw menghabiskan waktu sepanjang siang-sore disana. Sambil nunggu, si bapak guide dengan ramahnya nawarin biji bunga Lotus yang gw baru tau ternyata bisa dimakan! Rasanya mirip kacang ya bow! 

Menjelang sore, satwa yang ditunggu akhirnya muncul juga! Agak sulit memang untuk melihat mereka, karena warna rambut mereka agak nyaru sama bebatuan karst dan pengamatan ga boleh dilakukan di jarak dekat, supaya ga mengganggu perilaku mereka. Biarpun cuma berhasil lihat mereka dari jauh, tapi gw cukup puas karena akhirnya lihat kehidupan mereka juga di habitat aslinya. Wish they can still living well in their habitat :)



Biji Lotus yang ternyata bisa dimakan (enakan kalo udah dimasak kayanya)

Kaki tetep harus eksis :P

Can you see the monkeys?


Related Posts

3 comments:

  1. Bagus bagnet tempatnya ya. DUlu ke Vietnam gak ke tempat ini :(

    ReplyDelete
  2. Bagus bagnet tempatnya ya. DUlu ke Vietnam gak ke tempat ini :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul betul mba, alamnya masih bagus banget. Semoga lain kali ada kesempatan kembali ke Vietnam ya :)

      Delete