8.20.2015

Leyeh-leyeh di Honje Ecolodge

Kembali, ini sebenarnya postingan telat abis, tapi karena gw suka banget sama tempat yang satu ini, allow me to share the story.

Honje ecolodge ini sebenarnya awalnya adalah villa pribadi yang akhirnya disewakan untuk umum. Letaknya di desa sumur, di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Emang sih untuk menuju kesana butuh perjuangan luar biasa banget, perjalanan bisa memakan waktu sekitar 8-9 jam aja gitu dari Bogor. Awalnya mulus karena lewat tol, nah, masuk Pandeglang mulailah jalan berliku, berbatu dan berlubang harus dihantam. Pas liat Tanjung lesung, kirain dekat-dekat situ, ternyata masih sekitar sejam lagi, kakaaak! 


Terdapat dua villa yang disewakan: Rumah merah dan Rumah biru. Menurut gw, rumah merah ini cucok banget buat yang mau liburan bareng keluarga atau segambreng teman-teman segank. Karena kapasitasnya yang lumayan besar, seinget gw ada 3 kamar yang bisa dimaksimalin sampai 3 orang/kamar dengan 2 kamar mandi yang gw sukaa banget konsepnya. Sementara rumah biru lebih cocok buat yang mau honeymoonan karena cuma ada 1 kamar tidur dengan kamar mandi yang dilengkapi bath up.  Uhuuy! Bisa sih, manfaatin ruang tamu di lantai bawah buat tempat untuk tidur, karena luasannya juga cukup buat menampung lebih dari 3 orang, lengkap dengan dapur mini pula. 
Fasilitasnya pun ga kalah dari hotel, karena harga menginap disana sudah termasuk makan 3x termasuk cemilan. Laundry juga tersedia, TV kabel pun ada. But who needs a TV when you have a whole beach just for yourself? 

Yang paling menyenangkan dari Honje Ecolodge, cukup jalan beberapa langkah dari rumah merah/rumah biru, terhampar pantai Cinibung yang sepi abis! Serius, sepi! Apa karena gw kesana pas weekdays yak? Karena konon kabarnya, sekarang Honje ecolodge ini mulai terkenal, jadi sering full booked dan rame saat weekend

Pertama kali sampai disana, gw langsung jatuh cinta sama interior rumah merah. Homey abis! Dan jendela besar terbuka dimana-mana. Belum lagi bean bags di teras yang okeh banget buat leyeh-leyeh sambil baca buku favorit, ditemani suara deburan ombak, duh, rasanya ga mau pulang. Rada sulit sih ya kalau mau punya rumah macam gini dan diaplikasikan konsepnya di daerah perkotaan, kudu berteralis, belum lagi serangan nyamuk-nyamuk nakal kalau semua jendel dibuka selebar yang di Honje. 

Oya, harus hati-hati juga kalau mau main di lautnya, karena ubur-uburnya banyak cyiin. Lumayan sakit juga kalau kena sengatannya. 

Biasanya, staf di Honje akan nawarin untuk berperahu menuju 1 pulau yang gw lupa namanya, ga jauh dari Honje. Disana kita bisa berenang dan snorkeling. Kalau mau leyeh-leyeh di sekitar villa juga bisa, sepeda juga tersedia buat yang mau main sepedaan keliling pantai. 

Untuk makanan, baik sarapan, makan siang, dan makan malam dimasak sama stafnya Honje dan disajikan di satu tempat bernama pendopo ungu. Serius, makanannya enyaaak! Menu bisa kita pilih saat proses ngebooking, dan yang serunya kita bisa request mau makan di pendopo ungu, atau mau barbequean di pinggir pantai juga bisa, asal cuaca mendukung. 

Rate disana untuk tahun ini kayanya naik deh, karena sekarang untuk Rumah merah saat weekdays harganya Rp. 2,000,000/hari sementara ada paket khusus saat weekend Rp. 4,500,000/3d2n. Sementara rumah biru Rp. 1,000,000/hari saat weekdays dan Rp. 2,500,000/3d2n saat weekend

Menurut gw, tempat ini bisa jadi alternatif buat yang mau liburan atau relaksasi di pantai dengan kondisi yang ga terlalu rame. Selamat berlibur! :)

Rumah Merah
View dari Balkon rumah merah
Welcoming drink
Rumah biru
Salah satu kamar di lantai 2 Rumah Merah






Related Posts

7 comments:

  1. whuaaa seruuu beneeer yaaaks.. terima kasih critanyaa.. jadi pengen kesana.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ho oh mba ndaaa, seru abis tempatnya. Cucok buat yang mau relaksasi atau honeymoonan. Ihiiiy, ajak suami sekalian. kikikik.

      Delete
  2. asik nih kak untuk menyepi, jauh dr hiruk pikuk kota. tp liat peta/jalur menuju lokasi jauh bangeett.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyooow. emang enak banget ni buat menyepi. Hehe, emang jauh abis ni, perjuangannya bisa makan waktu lebih dari 8 jam sendiri. Tapi worth it lah ^^

      Delete
  3. hi mba aku mau Tanya kalau mau makanannya itu pesan lagi sendiri kan ya? atau sudah termasuk harga kamar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seinget saya di luar harga penginapannya mba :)

      Delete
  4. Wih Seru! dicatat untuk kemudian hari. TFS

    ReplyDelete