6.18.2014

Rinjani: (5) Rincian Biaya Perjalanan

Ini adalah rincian biaya untuk perjalanan gw dan ketiga teman tercintah dari Jakarta menuju Rinjani akhir Mei kemarin. Perjalanan menuju Lombok, gw dan teman teman lalui melalui darat dan laut, dan pulang pendakian kita naik pesawat. Rincian biaya di bawah, cuma sampai perjalanan Jakarta - Sembalun, karena saat turun, ada teman baik hati yang memfasilitasi transportasi dan akomodasi menuju dan di Mataram. Terima kasih Kurkur, jasamu abadi! Hehe.

Ini dia rinciannya:

6.17.2014

Rinjani: (4) Segara Anakan dan 12 Jam Perjalanan

Selasa, 27 Mei sekitar jam 1 siang, setelah re-packing, kumpulkan semua sampah yang kita masukkan di botol-botol kosong, perjalanan kita lanjutkan dengan tujuan Danau Segara anakan. Dengan perut mules-mules dan berdarah-darah karena ternyata tamu bulanan gw datang lebih cepat (informasi ga penting, abaikan), kita melangkah turun menuju segara anakan.

Jalur turun menuju Segara Anakan ternyata tak seindah bayangan. Perjalanan yang kita tempuh saat itu sekitar 4 jam! Sebagian jalur berupa tangga berbatu yang jarak antar anak tangga sungguh ga berperiketanggaan! Lebar beneeer! Curiga dulu waktu ngebangun ini tangga, patokannya adalah langkah bule --". Dan biarpun istilahnya "turun" dari Pelawangan Sembalun yang memiliki ketinggian sekitar 2,639 mdpl menuju danau Segara anakan yang ada di ketinggian 2,010 mdpl tetep aja ada tanjakannya biarpun syukurnya ga separah tanjakan di bukit penyesalan.

Tragedi paling ga enak adalah saat kita nanjak dengan posisi Kunti di paling depan dan gw persis di belakangnya, lalu Kunti kentut dan celananya robek di saat yang sama dengan bunyi yang ga bisa dibedain! Sumpaaaaaah, kentutnya Kunti adalah bukti saat lo ga boker berhari-baru, bau kentut bisa super alakazam banget! Sampe Ai yang di belakang aja misuh misuh.


6.14.2014

Rinjani: (3) Tentang Kemauan dan Kebersamaan

Summit attack! Beres makan malam sekitar jam 7, kita berempat siap-siap bobo cantik lebih awal karena berencana melakukan pendakian ke puncak dini hari nanti. Bekal air, makanan ringan, baterai cadangan dan obat kita masukkan ke satu backpack. Sementara kita muncak, Pak Ipul akan bantu kita jaga tenda dari ancaman Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang emang banyak mencari makan di Pelawangan Sembalun.

Jam 11 malam, Ai dan Kunti udah bangun dan siap siap ganti kostum, sementara gw dan manda masih asyik guling-guling di sleeping bag masing - masing secara kita udah ganti kostum dari sebelum tidur. Hehehe. 11.45 malam, kita keluar tenda, cek perlengkapan juga head lamp masing masing, ga lupa berdoa demi kelancaran dan keselamatan bersama. Bismilah.

Ada yang tau lagu "bintang kejora" mari nyanyi bersama-sama!

Rinjani: (2) Pendakian

It was an amazing trip! Itu yang selalu gw ingat dari perjalanan terakhir gw bersama rekan-rekan hebat: Manda, Ai dan Kunti. Setelah 2 hari perjalanan darat dan laut, akhirnya pendakian dimulai dari Sembalun, satu dari dua jalur resmi pendakian Rinjani selain Senaru.

Menyambung postingan sebelumnya dimana gw dan yang lain terbangun di tengah malam gegara rombongan pendaki yang baru nyampe dan ribut sangat karena ada yang lupa bawa catokan --" *lempar granat!*. Mari kita abaikan mereka dan kembali fokus ke cerita. 

6.12.2014

Rinjani: (1) Perjalanan

Akhirnya salah satu mimpi sejak gw kuliah Alhamdulilah tercapai: menggapai Rinjani (ceileeeh judulnya…). Nah semoga kalian yang ga sengaja nyasar, kepo (yaaa… sapa tau gitu), dan emang rutin mampir (macam gw sebagai admin) ga menyesal ngebuka postingan ini yang bakal terbagi jadi beberapa postingan, mulai dari perjalanan, pendakian, kerusakan sampai budgeting (nah, yang ini emang request dari temen yang malu disebut namanya. Mari sebut saja bunga). 

Happy reading dan semoga bermanfaat ^^