4.04.2011

Welcome Home Bodas!

Akhirnya setelah 1 bulan bertahan tanpa punya handphone (handphone yang gw bawa dari rumah turun derajat jadi alarm dan mesin penerima sms, hehehe) dan temen-temen di lab suka susah kalo nyari gw, jumat kemarin ditemani Eunae yang baik hati kita menuju Hand Phone Store di sekitar kampus yang jual handphone buat orang asing. Uhuuuy! Btw kenapa harus beli? Karena, disini ga ada istilah bisa beli sim cardnya doang, beli Handphone disini identik sama beli provider, karena handphone udah dibundle sama kartunya. Ada 3 provider yang terkenal di Korea : SK Telecom (yang ini punya kerjasama sama Simpati, tapi biaya roamingnya ajegile!) KTF dan LG Telecom. Jadi, slot di bagian belakang handphone yang isinya simcard biasanya ga ada atau dalam posisi tersembunyi, jadi pengguna pun ga bisa seenaknya gonta-ganti Sim card.


Regulasi untuk kepemilikan handphone di Korea pun jauuuuuuh lebih ribet dibanding Indonesia. Kalo di Indonesia, tinggal punya duit, udah tau model yang mau dipilih bayar dan bisa pilih sim card sesuka hati terus kalo mo dijual tinggal dateng ke counternya. Orang asing pun bisa kaya gitu. Kalo disini, ada aturan tertentu buat orang asing yang tinggal di Korea, aturannya juga beda sama orang Korea sendiri. Buat orang asing yang mau beli handphone, syaratnya :


1. Wajib punya Alien Registration Card (sejenis KTP versi sini) kenapa disebut alien, silahkan ditanya pada pemerintah yang bersangkutan :). Yang jualan Hp bakal ngecek no. registrasi kita dulu sebelum ngasih pilihan Hpnya
2. Wajib punya rekening bank
3. Alamat yang jelas untuk pengiriman tagihan telepon per bulan
4. Passport, mereka bakal liat visanya. Visa gw D-2, pelajar untuk 2 tahun, jadi gw bisa beli hp ^^v mungkin ada aturan yang berbeda kalo visa lo kurang dari 1 atau 2 tahun karena sistem beli hp disini adalah kontrak, minimal 2 tahun
5. Isi formulir yang buanyaknya naudzubilah, dan semua berbahasa Korea, untunglah ada Eunae yang nulisin gw tinggal tanda tangan ajah. Hehehe.


Sistem beli handphone disini diiket kontrak tertulis yang biasanya selama 2 tahun. Jadi, kalau seandainya pihak pengguna berhenti berlangganan sebelum masa kontrak habis maka pengguna diharuskan membayar sejumlah denda dalam jumlah tertentu. Kasus lain, kalau kita menjual atau memberikannya pada orang lain maka tagihan akan tetap dibebankan ke rekening bank kita. Wew!


Umm, tips dari gw sih kalo mo beli handphone, bawa temen yang asli orang Korea, dan kalau mereka mau, mereka akan jadi penjamin buat kita, biasanya buat ngeyakinin si penjual handphone soal orang asing yang dia bawa. Dan Eunae dengan baik hatinya mau jadi penjamin gw, hehehe. Ga semua orang Korea mo jadi penjamin buat orang asing lho, karena kalau si orang asing lupa bayar tagihan atau hilang entah kemana tagihan rekening telephone yang mungkin tidak terbayar akhir bulan akan dibebankan atau ditagih ke pihak penjamin. Ish, ish, Eunae,percayalah padaku!


Sistem pembayaran pun pasca bayar. Tapi emang, biaya punya handphone disini gila beneeer! Untuk biaya registrasi kepemilikan handphone baru dan insurance gw bayar 39.600 won (gw bayar 40.000 won, tapi babangnya balikin 500 won, hehehe. Katanya kencana! kencana! (ga apa-apa)) sekitar 320.000 rupiah, karena gw dan sugesti dari eunae pilih salah satu smart phone merk HTC, katanya brand dari Amrik, dan pas gw browsing smart phone ini udah banyak juga di Indo. Horeee!. Soalnya mo beli yang handphone biasanya, harga registrasinya 35.000 won, jiaaah! bedanya 4.000 won doank, jadilah gw pilih si HTC. Tiap bulan tagihan akan dikirim ke alamat yang udah gw tulis which is dormitory tercinta, nah, karena pake sistem pascabayar, untuk awalan kita harus langganan untuk 2 bulan pertama, 35.000 won, ini nanti dibayar pas akhir bulan kedua. Biaya abodemennya sendiri tiap bulan bervariasi, tergantung kesanggupan yang bayar, hehehe. Eunae nyaranin buat ambil abodemen yang 15.000 won sebulan, boooo! itu yang paling murah tapi belum termasuk biaya panggilan, internet atau sms yang bakal gw keluarin. Ish,ish. Daaan, setelah masa kontrak 2 tahun, hp ini jadi milik gw. Uhuuuy!


And here it is, penampilan perdana si Bodas! Jeng jeng jeeeng! Yak, maklumi keanehan gw, gw emang hobi namain barang :p

Welcome to home Bodas!

Bodas dan Bleki adalah sahabaaat!




Related Posts

No comments:

Post a Comment