3.24.2011

A Nice Trip To Heritage City

Lupa posting soal trip ke Gyeoungju gara-gara hecticnya senin sampai selasa kemarin. Anywaaaay, weekend minggu kemarin gw ikut trip sama temen-temen lab ke Gyeongju, yang katanya emang 'popular tourist's destinations with good reason'. Sabtu pagi gw dan pasukan lab : Eunha, Yeonsuk, Yena, Laura sang professor kita dan si tamu dari Kyoto University, Jepang : Kano kumpul beramai-ramai di depan main gate Ewha dan segera meluncur menuju Gyeongju *Syalalalalalalala! Secara yah gw rada sok tau, gw mikirnya perjalanan yang dimulai jam 10 dari kampus bakal sampai di tujuan jam 12 atau jam 1, tapi ternyataaaa Gyeongju itu udah masuk propinsi Gyeongsangbuk-Do yang butuh sekitar 6-7 jam dari Seoul. Hoo, pertanyaan yang gw simpen dari kemaren (kenapa harus nginep) terjawab sudah.

Gyeoungju ini dulunya adalah ibukota kerajaan kuno dinasti Silla, yang pernah nonton Queen Seon dok pasti tau dah! Banyak peninggalan bersejarah disini, beberapa diantaranya oleh Unesco dimasukkan ke dalam World Heritage, kota ini juga punya julukan 'The Museums Without Walls' karena kemanapun lo pergi, lo dengan gampangnya akan menemukan Makam kuno, Pagoda, Istana dan pastinya taman-taman yang punya atmosfer menyenangkan.


Welcome to Gyeongju
Anyhooo, akhirnya setelah menempuh perjalanan panjang dan menyenangkan, sampai juga di salah satu mansion yang kita sewa, di satu desa yang semua bangunannya masih tradisional termasuk sistem pemanas ruangannya, atau dalam bahasa Korea disebut Ondol, jadi masih pake kayu yang dibakar dan panasanya dialirkan ke saluran di bawah lantai. Mungkin, ini juga salah satu alasan kenapa orang Korea lebih memilih duduk atau tidur di lantai daripada kursi. Hemm.. Mansion yang kita sewa isinya 1 kamar tidur yang cukup banged buat guling-guling rame-rame, dapur dan kamar mandi. Serunya,biarpun tradisionalitasnya masih dijaga, urusan dapur sama kamar mandi udah modern. Hohoho! untung dah, kebayang aja kalo masaknya tetep harus pake kayu bakar. Hahaha! satu lagi yang menarik buat gw adalah beberapa bagian dinding yang dilukis, di kamar lukisannya soal daily life orang korea zaman dulu, satu lagi di dapur lukisan bunga Lily guede banged dan ada tulisannya : "A lily means purity, platonic love" Hemmm,, so romantic, jadi ngebayangin si pacar bawa bunga, halaaah!


A Cozy Mansion to Stay


Daaan menemukan bulatan favorit! Hahaha!


Calon kasur buat semalem


A Beautiful Backyard :)


yaiy! Trampolin!


A Painting in The wall

Dan sampailah kita di hari minggu ceriaaa, itu sebelum gw buka pintu dan merasakan dinginnya hawa pagi jam 7 ditambah rintikan hujan. Speechless, useless, dan maleeess. Tapi mengingat perjuangan 7 jam kesini, hujan pun tak mampu menyurutkan niat kami untuk jalan-jalan! Hohoho! Jaket siap! konsumsi siap! syal siap! mari meluncuuur! Tujuan pertama kita adalah :


1. Anapji Royal Pond Garden

Bagian dari kompleks kerajaan Silla yang dibangun oleh King Munmu. Banyak peninggalan bersejarah yang ditemukan di Anapji Pond ini, dan beberapa diantaranya dipamerin disini.








2. Tumuli Park

Berisi 23 makam kuno raksasa yang bener-bener impresif! pertama kali gw liat, gw tanya ke Yena :

Gw : Yena Onni, So now we will visiting a couple of small hills? That is like Teletubbies Hills

Yenna : He? What is Teletubbies hills? hahaha, those are giants tombs Ayu! Seems like hills right?

Dan gw masing bengong segede-gedenya, What the... Gilaaa, kalo bener itu ada di Indonesia, gw rasa gw ga akan bisa ngebedain antara kuburan dan bukit teletubbies. Salah satu makam yang bisa dimasukin adalah Cheonmachong, setinggi 13 m dan diameter 47 m. Di dalamnya kita bisa liat ornamen mahkota, perhiasan, berbagai peninggalan kuno yang cantiknya luar biasa. Oia, dan makam-makam kuno ini masuk ke dalam World Heritage-Unesco.










3. Cheomseongdae

Nah, kalo mau kesini tinggal nyebrang dari Tumuli Park, melewati Noseo-Dang Tombs yang isinya taman dengan puluhan bukit makam kuno lagi. Cheomseongdae adalah menara observasi astrologi tertua seasia jauh. Terdapat 12 batu sebagai dasarnya yang melambangkan 12 bulan dalam 1 tahun, terus dari atas ke bawah itu ada 30 layer yang melambangkan hari dalam sebulan daaan total batunya ada 366 yang maksudnya hari dalam setaun (yak! emang kelebihan gw rasa, mungkin beda perhitungan) Amazing Sophisticated!


The other tombs in Noseo-dong tombs


Cheomseongdae
4. Bulguksa

Hujan pun masih mengguyur sodara-sodara, tapi jalan-jalan tetep harus dilanjutkan, melajulah kita ke Bulguksa Temple, yang sekalilagi masuk dalam list World Heritage Unesco karena arsitekturnya yang spektakuler ditambah landskapnya yang cocok banged dah yang mau foto pre-wedding disini. Di dalamnya ada 1 kuil dengan patung Budha raksasa, sayang gw ga bisa masuk dan dilarang motret. Patung Budha ini impresif banged, tatapan matanya langsung jatuh ke mereka yang sedang berdoa di bawahnya.






Dabotap Pagoda - Korean National Treasure
 


Dan akhirnya, sampailah kita di jam 2 siang, waktunya balik ke busy city, Seoul dengan badan menggigil, basah tapi dengan perasaan puas, ooh, nikmatnya weekend in Gyeongju. Thanks a bunch to Laura, Yena (The great driver), Yeonsuk, eunha dan Kano :)
















Related Posts

No comments:

Post a Comment